Browse >> Home > Archive by category 'Pendidikan'

| Subcribe via RSS

Hot Spot Gratis, Mau?

February 22nd, 2008 | 55 Comments | Posted in Pendidikan, Teknologi

Hot Spot GratisSEBENARNYA mungkin ini sudah basi banget kalau di Kota Malang telah banyak ditebar hotspot gratis. Sejak tahun kemarin sebenarnya saya sudah mendengar kalau dikota apel ini sudah mulai dibangun beberapa akses poin dibeberapa area publik. Beberapa teman sudah mencoba mencicipi limpahan bandwidth yang disponsori oleh PT. Telkom tersebut.

Ada yang iseng berkata, “bandwidth gratis tapi kok cuman bisa koneksi paling lama hanya 2 jam”. Ini disebabkan karena umur baterai laptop umumnya cuman bisa bertahan maksimal hanya 2 jam, bukan karena dibatasi. Di tempat seperti di alun-alun merdeka memang tidak disediakan colokan listrik (bener gak sih bahasanya) karena areanya berupa taman terbuka. More »

Melaku-Melaku Nang Tunjungan

January 15th, 2008 | 52 Comments | Posted in Pendidikan, Perjalanan

Tunjungan PlasaPADA liburan kemarin (11/1/2008) saya sempatkan untuk melaku-melaku nang tunjungan (jalan-jalan ke tunjungan) Surabaya. Kebetulan seorang teman lama mengundang saya untuk ketemuan selain sudah lama tidak bertemu juga karena ada suatu urusan yang dirasa perlu.

Perjalanan dari Malang ke Surabaya terasa sangat lambat ketika mulai memasuki Porong di Sidoarjo. Selain antrian panjang mobil yang sangat panjang karena hanya jalan inilah yang bisa dilewati semenjak jalur tol terendam lumpur panas, juga debu dari keluar pasuknya truk pengangkat sirtu (pasir dan batu) untuk menanggul areal luberan lumpur Lapindo. Musti ektra sabar dan berhati-hati kalau melewati jalur ini karena hampir sebagian badan jalan telah rusak dan banyak lubang disana-sini. More »

Tags: , ,

Cumulus Nimbus

December 16th, 2007 | 38 Comments | Posted in Anekaria, Pendidikan

Awan hitamhujan segera turun

FOTO-FOTO ini saya ambil hari rabu (12/12) sekitar jam 15.30. Sebenarnya masih sore tetapi suasana diluar cenderung gelap. Dan benar saja sejam kemudian hujan turun dengan lebatnya.

Kalau kata bundanya Nailah awan hitam yang berlapis-lapis itu namanya Cumulus Nimbus. Sekadar diketahui, awan cumulus nimbus yang menggumpal dan berwarna hitam merupakan penyebab hujan dan angin yang bisa berubah menjadi puting beliung. Jika berubah menjadi puting beliung, awan itu biasanya memanjang ke bawah.

Untungnya malam itu tidak terjadi angin puting beliung, hanya curah hujan yang cukup tinggi saja yang menemani tidur malamku sampai pagi hari.

Tags: ,

Ajarkanlah Cinta dan Kasih Sayang

September 24th, 2007 | 4 Comments | Posted in Keluarga, Pendidikan

MASIH teringat benar di benakku ketika pertama kali melafalkan kalimat adzan ditelinga bidadari kecilku, sampai tak kuasa mataku berkaca-kaca dan hasilnya kalimat yang terucapun serasa piluh bahkan hampir tak sanggup aku menyelesaikan kalimatnya.Ya, begitulah rasanya meskipun sudah pernah ku lafalkan kepada bidadari kecil pertamaku 7 tahun silam tetapi tetap saja terulang lagi kepada bidadari kecilku yang kedua ini. Aku tak sanggup menatap mata kecilnya yang masih suci yang tidak tahu menahu kenapa dia terlahir didunia ini. Dia terlahir tanpa mengenal keburukan, anak-anak terlahir kedunia dalam keadaan merdeka, kitalah para orang tua yang harus bertanggung jawab penuh pada proses pendidikan anak ini.

Disini aku tidak akan bicara terlalu banyak tentang pola pendidikan kepada anak. Karena diluar sana sudah banyak para ahli yang menguasai betul bagaimana cara mendidik anak secara benar. Yang terpenting bagi kita orang tua bisa mengajarkan dia dengan cinta dan kasih sayang. Hubungan cinta kasih dalam keluarga tidak sebatas perasaan, tetapi juga menyangkut pemeliharaan, rasa tanggung jawab, perhatian, pemahaman, respek, dan keinginan menumbuhkembangkan anak yang kita cintai.

Rasanya kurang lengkap kalau saya tidak mengutip tulisannya Dorothy Law Nolte sebagai berikut :

Jika anak dibesarkan dangan celaan, ia belajar memaki.
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri.
Jika anak dibesarkan dengan hinaan, ia belajar menyesali diri.
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.
Jika anak belajar dengan dorongan, ia belajar percaya diri.
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.

Mudah-mudahan kita bisa menjadi orang tua yang mampu mendidik dan membimbing anak-anak dengan baik, yang diliputi cinta dan kasih sayang.

Guru Perempuan Guru Sukses

August 27th, 2007 | No Comments | Posted in Pendidikan, Teknologi

MEMANG berbeda rasanya diajar guru perempuan, apalagi guru itu cantik dan menawan. Berlama-lama di kelas pun tidak akan menjadi masalah.

Penelitihan telah membuktikan kebenaran anggapan itu. Herb Katz, profesor pendidikan dari Universitas Alberta, Kanada, mengumpulkan 175 murid laki-laki yang teridentifikasi mengalami kesulitan membaca.

Murid-murid itu kemudian dipasangkan dengan seorang guru yang melatih kemampuan baca selama 30 menit per minggu selama 10 minggu.

Hasilnya anak laki-laki yang dipasangkan dengan guru perempuan mengalami peningkatan membaca lebih baik dan merasa lebih pintar jika dibandingkan dengan mereka yang dibimbing guru laki-laki.

Menurut Katz, penelitihan yang telah diterbitkan dalam jurnal Sex Roles itu diharapkan akan membuat pengambil keputusan di negara-negara seperti Australia dan Inggris untuk mempertimbangkan rencana mereka menambah jumlah guru laki-laki. (Foxnews.com/Bas/X-7)

Gambar di ambil dari sini