Melaku-Melaku Nang Tunjungan
PADA liburan kemarin (11/1/2008) saya sempatkan untuk melaku-melaku nang tunjungan (jalan-jalan ke tunjungan) Surabaya. Kebetulan seorang teman lama mengundang saya untuk ketemuan selain sudah lama tidak bertemu juga karena ada suatu urusan yang dirasa perlu.
Perjalanan dari Malang ke Surabaya terasa sangat lambat ketika mulai memasuki Porong di Sidoarjo. Selain antrian panjang mobil yang sangat panjang karena hanya jalan inilah yang bisa dilewati semenjak jalur tol terendam lumpur panas, juga debu dari keluar pasuknya truk pengangkat sirtu (pasir dan batu) untuk menanggul areal luberan lumpur Lapindo. Musti ektra sabar dan berhati-hati kalau melewati jalur ini karena hampir sebagian badan jalan telah rusak dan banyak lubang disana-sini.
Sesuai judulnya saya tidak menceritakan kesemrawutan jalan di sekitar porong tetapi saya fokuskan ke jalan tunjungan di Surabaya. Dari terminal Bungurasih di Surabaya saya menaiki bus Damri Patas AC jurusan Raya Dharmo - Tunjungan - Perak, yang telah siap dijalur satu keberangkatan bus dalam kota. Cukup nyaman juga dengan ongkos Rp. 3.000 saya sudah bisa menyusuri jalan-jalan di Surabaya yang tidak kalah panas dan rame juga dengan jalanan di Jakarta.
Pas kondektur teriak TP saya turun dengan selamat dan mulai tengak-tengok untuk mencari jalan tunjungan yang dikenal bersejarah itu. Kalau di Jogja mungkin anda sudah tidak asing dengan jalan Malioboro atau kalau anda bepergian ke Bandung maka ada Braga disana. Nah di Surabaya adalah Tunjungan yang tidak boleh dilewatkan kalau melancong ke kota pahlawan ini.
Pada zaman dahulu, Jalan Tunjungan yang dulu disebut Petoendjoengan menjadi primadona bagi para tuan dan nyonya yang ingin bersantai sekaligus berbelanja. Istilah Petoendjoengan sudah disebut pada tahun 1797. Gubernur Jenderal Dirk Van Hogendorp memimpin sebuah parade drum band yang melewati Petoendjoengan. Atas instruksi Gubernur F.J. Rothenbuhler pada era 1800-an, Jalan Tunjungan diperluas. Dulu di Jalan Tunjungan terdapat trem uap yang diganti trem listrik pada tahun 1920an. Sekarang sudah ada bis kota.
Yang masih saya ingat waktu pelajaran sejarah disekolah dulu adalah pada tanggal 19 september 1945 di Hotel Oranje yang sekarang telah menjadi Hotel Majapahit terjadi “Insiden Bendera”. Ekstremis kolonial belanda menaikkan bendera merah-putih-biru di menara hotel ini. Pemuda-pemuda Surabaya menaiki menaranya dan menyobek bagian biru dari bendera Belanda yang berubah menjadi merah putih bendera Indonesia. Begitulah kisahnya dan saya ternyata masih dapat melihat hotel ini sebagai saksi sejarah perjuangan arek-arek Suroboyo. Bentuk fisik dari hotel yang dulu sempat juga dinamakan Yamato Hoteru pada jaman Jepun itu masih dipertahankan keasliannya.
Jadi ingat lagunya ….
rek ayo rek mlaku-mlaku nang Tunjungan, ..
rek ayo rek rame-rame bebarengan..
Cah ayo cah sopo gelem melu aku .. ? “
owww… jd itu toh Tunjungan Plaza yg tersohor itu?
buat I will… 
berasa mau jumpa fans.
:P*
aku belum pernah ke Surabaya.
*anak2 Surabaya, tunggu kedatangan saya di kota kalian!
hmmm… begitu toh sosok Hotel Oranje yg sekarang?
i love it !!! Surabaya yg kucinta..:)
andi bagus’s last blog post..Blogger Kapal Selam Syuting Tivi
Wew… Saya ngliatin gambar yg kedua…
Entah kenapa ya klo saya liat foto2 daerah slain JKT di blog-blog lain pasti jalanannya bersih gtu…
Itu di foto sepertinya terlihat rapi dan bersih. Bener gak sih?
Praditya’s last blog post..Usai Sudah Tugas Saya?
Busyet, mau jalan-jalan aja pake nyari sejarahnya, keren om..
Semoga Surabaya nggak jadi kayak Jakarta, dan semoga Malang nggak jadi kayak Surabaya..
Wisata sejarah yo mas? Asik tuch… jalan-jalan ke kota tua kali
Lam nich ngak ke Surabaya … untung ada kisah ini.
Ersis WA’s last blog post..Rasulullah Buta Huruf?
wah jadi kepingin mampir ke Surabaya
RIZKI EKA PUTRA’s last blog post..Hidup kita tidak seluruhnya matematika dan angka-angka
maaf, boleh tanya gak? yg bener (betul?) itu ‘melaku-melaku’ atau ‘mlaku-mlaku’ sih?
venus’s last blog post..birthday
Maaf mau tanya mas Jalan malioboro bukannya nama resminya jalan Jend. Ahmad Yani?
annots’s last blog post..Sepi On
waaaaah………baca judulnya aja aku udah pengen nyanyi itu……
jeng endang’s last blog post..Untuk Kau Ingat, Anakku……..
lama banget ga’ ke srby, di foto koq apik yo..dah diseleksi ketat yo mas;)) i miss bonbin, wonokitri, TP n tentu aja pulau ujung
ndahmaldiniwati’s last blog post..When the happiness kiss u’r life
itu jalannya kok iso sepi yo?
bangsari’s last blog post..Duren
mlaku2 nang tunjungan (plaza) saiki ga enak, ombo soale, kesel
Hedi’s last blog post..Liga Super-3
OOO… pantes lama ndak posting (sok jawa gini lo tiw..)
HEhe.. Surabaya panas juga ya mas? seumur2 gak pernah tuh ke saa. Pasti.. eh Insya Allah kalo ada rejeki ke sana bisa kopdar sama anak2 tugu pahlawan.. HEhe..
PS: Oleh2nya manna?!
titiw’s last blog post..Resep Coto Makassar
jadi pengen jalan jalan juga
ayahshiva’s last blog post..(Mungkin Ini) Kesempatan Terakhir Saya
satu hal yang saya suka dari Surabaya: BANGUNAN TUA-nya!!
Sayang sekali, di antara begitu banyak bangunan tua peningalan Belanda, ndak semuanya terawat.. Paling di seputar Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, yang masih terawat..
@ Annots: Jalan Malioboro itu memang ada, cuma terpotong. Separo Jalan Malioboro, separo Jalan A Yani..
zam’s last blog post..Gang Rukunan Kotagede, Potret Kampung Joglo Tua
Pak totok kok gak ngasih kabar? mbok ya saya diajak jalan2 ke tunjungan.. maksudnya saya menemani aja hehehehehe
nggak kopdar sama anang ??
iman brotoseno’s last blog post..Soekarno - Sejarah yang tak memihak
@Praditya: iya saya lihat surabaya sekarang kelihatan lebih bersih dan sepanjang tunjungan jarang ada PKL lho



@Venus: sama aja kok mbok. bisa melaku atau mlaku, tapi ntar tak tanya pak guru dulu ya.. wis lali aku mbok
@annots: sudah dijawab ama Zam tuh
@gempur: saya gak kabar-kabari soalnya memang waktunya gak banyak di sana.. maafken saya mas
@imanbrotoseno: sebenernya pingin ketemu sih tapi kok waktunya gak pas ya mas hihihi.. sorry ya para Hero surabaya
merdeka!
elly.s’s last blog post..Dimana Sharlinie?
mas totoks, lagu itu dah sangat akrab di telinga orang2 jawa, termasuk saya, hehehehehe :lol: ingat waktu masih SD dulu. tanpa pake sepatu, tanpa tas, buku cukup diselipkan di saku celana yang lecek, jalan kaki, lalu nyanyi rek ayo rek. walah, menyenangkan.
sawali tuhusetya’s last blog post..Memburu Cinta yang Hilang di Rimba Sastra
Lhah? Tahun 1920 udah pake trem listrik, sekarang malah bis diesel. Kemunduran namanya …
Kok ndak kopdar sama arek-arek TPC, Mas?
STR’s last blog post..Belajar Metamorfosa
Dulu waktu main ke Surabaya sempat main ke Tunjungan.
imcw’s last blog post..20 Rahasia Tersembunyi WindowsXP
aku sekali tok dulu ke tunjungan pas ke sodaraku di surabaya,. arena ice skatingnya asyik ya,,hehe
ika’s last blog post..Tak terjamah Pak Pos
Enaknya melaku-melaku nang Tunjungan. Kapan ya aku bisa ke Surabaya…
Ono Karsono’s last blog post..Otak-atik Twitter
Tunjungan sekarang udah jauh berbeda dengan zaman dulu. Lagu mlaku-mlaku neng Tunjungan, saat itu berarti menyusuri trotoar pertokoan di sekitar Tunjungan. Sekarang berarti menyusuri areal dalam Tunjungan Plaza (ada 4 plaza, yang istilahnya jadi TP1, TP2…,TP 4).
Tapi di satu sisi perubahan Surabaya tak semenyolok Jakarta, sehingga kita masih bisa menikmati jalan Raya Darmo, Tunjungan, Pasar Turi..kompleks Unair di Darmahusada, ITS di Sukolilo. Perkembangan pesat mengarah ke barat dan timur Surabaya. Dulu saya duka menonton Srimulat, dengan naik kendaraan dari Sidoarjo-Surabaya…..wahh jadi kangen….
edratna’s last blog post..Apakah anak anda termasuk ?anak indigo??
iya sekarang ada pergeseran makna tuh… klo ada yg bilang “ke Tunjungan yuuk”, pasti maksudnya ke Tunjungan Plaza, bukan ke jalan Tunjungannya
stephanie’s last blog post..Say NO to Band-Band Kancrut!
@STR: asli saya bener2 mepet waktunya makanya saya gak sempet kemana-mana, nanti pasti saya sowan ke TPC
@endratna: masih banyak kok gedung2 tua yang masih dipertahankan keberadaannya, mungkin sebagai cagar budaya yang gak boleh dirubah, jadi kita masih bisa melihat sisa2 kemegahannya
Wah.. saya blm pernah bener2 jalan2 di Surabaya. Klo ke sana si pernah, tapi dulu:
1. Masi terlalu kecil, blm mudheng apa2. manut Bpk Ibu doang
2. Numpang lewat doang, waktu ke Bali
huda’s last blog post..Aksara Nusantara
Wah Malang - Surabaya macet ya? Semoga masih ada penerbangan langsung ke Malang deh ntar kalau pulkam.
Ani’s last blog post..3 Days Training at Singapore
2 minggu lalu baru dari SBY mas..malah mau kemalang, keburu dah cape gak jadi dah hapis udah cape banget nyetir dewe dari yogya.
@Ani: macetnya cuman di porong aja kok, selebihnya lancar aja
waduh sempet2nya bikin sponsor mojopahot hotel.. liburan apa liburan mas… di kasih ongkos pulang ke malang gak ama pihak hotel? khan dah kasih sponsor gratis nich…jadi kangen jga nich ama surabaya…
mas suasana malang & surabaya skrg bgm..? aku kangen bakso bakar mas.. di dubai gak ada.. juga sate nya..? nyam.. nyam….kalau inget mojopahit jadi inget sate klopo di pasar genteng.
hehehhe, jadi inget lagunya meski gak pernah kesana
kenny’s last blog post..japavanese
weeeh lagunya mus mulyadi.
mudah2an itu bangunan-bangunan tuanya bisa dirawat.
wah …………………. aku sue wes 3 bulan ga pulang ke sby niiy..
dueh kangen kangen..
aku melu……………..*
omith’s last blog post..^geneRaSi peNeruSs BaNgsari^
pingin banget kesurabaya..^..^
buat sementara liat poto2 dari mas totok dl aja..:)
yolla’s last blog post..Dapet Award
waaah saya belom pernah ke Surabaya…
kalo di bandung, Braga terkenal jaman dulu. sekarang…Dago yang penuh factory outlet itu
siska’s last blog post..Bandung-Jakarta PP
jadi kapan neh ke Malangnya
aLe’s last blog post..Mengejar mbak mbak depan bengkel
ke sby, ke airportnya doang, mau mlaku2 sama suamiku, wedi mas
Ely Meyer’s last blog post..Pit-Pitan - 11-
@franya: sate klopo piye kuwi rasane
@Mbilung: itu bangunan tuanya sebenernya masih banyak kok pakde dan sekarang menjadi cagar budaya yg gak boleh dirubah..
aku ketunjungan plaza gak yah..waktu kesurabaya waktu ituh..tau..udah lupa..yg aku inget cuma surabaya ituh panasnya minta ampuunnn
icha’s last blog post..WateR FRoM HeaVen
saya wong nGgresik, cinta Surabaya hehehehe…
peyek’s last blog post..Eko Kussa Putra
surabaya kota kedua yang pengen banget saya kunjungi sekarang ini hehe, tapi kapan ya atuh
Ke Surabaya yok.. halah..
kapan ya?
ivo’s last blog post..Antara Visit Indonesia 2008 dan Makanan
@icha: masih teteup panas mbak
blm pernah ke sby:D
nico’s last blog post..“Warning”: Desain Logo Kaos Blogger
waaahhh..kalo nanti ke surabaya harus “melaku melaku nang tungjungan” neh…kayaknya harus juga ditemenin ama mas totok deh..hehehe
sumpah mas, aku saumur-umur rong tau mlaku-mlaku neng tunjungan..
Ghatel’s last blog post..Terpaksa Jarang Online