Selamat Datang ke Dunia…. Bidadari Kecilku
TEGANG… itu yang kurasakan pada hari selasa 28 Agustus 2007 saat istriku harus masuk rumah sakit karena terjadinya gangguan kehamilan. Memang sebenarnya gangguan ini sudah terdeteksi sebelumnya dan sudah diberikan obat-obatan agar kehamilan bisa normal kembali tanpa gangguan. Ternyata pada saat kontrol berikutnya tanggal 27 Agustus 2007 di RST. Soepraoen Malang gangguan kehamilan yang biasa dikenal dengan pre-eclampsia ini belum juga menunjukkan tanda-tanda normal, malahan cenderung semakin meningkat.
Sekedar sahabat ketahui pre-eclampsia adalah gangguan kehamilan yang biasanya terjadi pada saat usia kehamilan memasuki 20 minggu atau separuh masa kehamilan. Pre-eclampsia ditandai dengan adanya tensi darah yang tinggi yang tidak seperti wajarnya, kemudian ciri yang lain terjadinya pembengkakan di sekujur tubuh biasanya yang paling kelihatan adalah terjadi pembengkakan di kaki yang tidak wajar, kemudian ciri terakhir bisa melalui cek urine jika terdapat protein di urine maka sudah dipastikan bahwa terjadi kelainan kehamilan atau pre-eclampsia. Resiko gangguan ini jika tidak segera diobati maka bisa menyebabkan kejang-kejang pada si Ibu atau si bayi pada saat persalinan.
Kembali lagi ke masalah istri saya yang harus Opname di rumah sakit karena gangguan kehamilan ini. Pada hari rabu tanggal 29 Agustus 2007 setelah perawatan sehari di rumah sakit kami dikejutkan dengan berita bahwa istri saya musti operasi caesar karena dikawatirkan si janin merasa stress karena kondisi ibunya yang tidak kunjung sembuh, itu ditandai dengan sering terjadinya kontraksi yang menurut dokter memang sudah harus dilakukan caesar secepatnya karena usia kandungan siibu dirasa sudah cukup.
Tanggal 29 Agustus 2007 jam 9.30 WIB istriku sudah bersiap untuk operasi setelah puasa tidak makan mulai jam 10 malam sehari sebelumnya. Aku masih sempat mendampinginya sampai pintu kamar operasi karena memang kita tidak diperbolehkan mendampingi di dalam kamar operasi. Jadilah aku menunggu dengan cemas diluar kamar operasi sambil terus memanjatkan doa agar operasi berjalan lancar tanpa kendala dan berharap istri dan bayiku dilahirkan dengan selamat. Jam 10.05 WIB sayup sayup kudengar suara tangis bayi dari dalam ruang operasi, kupanjatkan syukur karena bayiku telah lahir. Lima menit kemudian bayiku sudah keluar dari ruang operasi digendong oleh seorang perawat dan mengatakan kalau bayiku lahir dengan selamat dan berjenis kelamin perempuan. Sekali lagi kuucapkan Alhamdulillah hirobbilalamin. Bidadari kecilku lahir dengan berat 3.150 Kg dengan panjang 50 cm. Sesaat kemudian istriku juga keluar dengan selamat dari ruang operasi, kupanjatkan syukur lagi karena akhirnya istri dan anakku selamat.






Anaknya lucu bangett persis kayak bapaknya
iya pak itu baru berumur 12 hari
wawwwww..
selamaaaattt….
betewe, kok komennya ndak dibuka?
cuma disetting buat blogger aja?
Wah terima kasih…. komennya sekarang dah aku buka
Wah selamat Pak atas lahirnya Bidadari kecilnya nya, semoga jadi anak yang berbakti sama ortu, bermanfaat bagi sesama. Wah bisa jadi besanan nih, ha ha ha, sekali lagi congrats
wah…masih baby udah narsis, mesti gak beda jauh ama…sapa yah??
salam kenal balik.
salam kenal buat Aremanita-nya ya Mas…
salam kenal buat Aremanita-nya ya Mas…
chiw’s last blog post..1 diantara 3, pilih yang mana ya?
@chiw: ok ntar salamnya sampe ke si kecil aremanita saya